"PRAMUKA SIAGA"
Siaga adalah sebutan bagi anggota Pramuka yang berumur 7-10 tahun. Disebut Pramuka Siaga karena sesuai dengan kiasan pada masa perjuangan bangsa Indonesia, yaitu ketika rakyat Indonesi mensiagakan dirinya untuk mencapai kemerdekaan dengan ditandai berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908 sebagai tonggak awal perjuangan bangsa Indonesia Satuan Satuan terkecil dalam Pramuka Siaga disebut Barung dan satuan-satuan dari beberapa barung disebut Perindukan. Setiap Barung beranggotakan 5-10 orang Pramuka Siaga dan dipimpin oleh seorang Pemimpin Barung yang dipilih oleh anggota Barung itu sendiri. Masing-masing Pemimpin Barung ini nanti akan memilih satu orang dari mereka yang akan menjadi Pemimpin Barung Utama yang disebut Sulung . Sebuah Perindukan terdiri dari beberapa Barung yang akan dipimpin oleh Sulung.
Dalam Pramuka Siaga ada tiga tingkat, yaitu
1. Mul
2. Bant
3. Tat
Setiap anggota Barung yang telah menyelesaikan SKU (Syarat Kecakapan Umum) berhak mengenakan TKU (Tanda Kecakapan Umum) sesuai tingkatannya yang dikenakan pada lenga baju sebelah kiri dibawah tanda barung berwarna dasar hijau. TKU untuk Siaga berbentuk sebuah janur atau disebut Mancung yakni bunga pohon kelapa yang baru tumbuh Kode Kehormatan bagi Pramuka Siaga, terdiri atas :
1. Janji yang disebut Dwisatya selengkapny berbunyi:
"Dwisaty", Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersunguh-sungguh:
- Menjalankan kewajibanku terhada Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menurut aturan keluarga.
- Setiap hari berbuat kebaikan.
2. Ketentuan moral yang disebut Dwidarma, selengkapnya
berbunyi:
"Dwidarma"
-1. Siaga itu patuh pada ayah dan ibunya.
-2. Siaga itu berani dan tidak putus asa.
"PRAMUKA PENGGALANG"
Penggalang adalah sebuah golongan setelah pramuka Siaga . Anggota pramuka penggalang berusia dari 11-15 tahun. Disebut Pramuka Penggalang karena sesuai dengan kiasan pada masa penggalanga perjuangan bangsa Indonesia, yaitu ketika rakyat Indonesia menggalang dan mempersatukan diriny untuk mencapai kemerdekaan dengan adanya peristiwa bersejarah yaitu konggres para pemuda Indonesia yang dikenal dengan " Soempah Pemoeda" pada tahun 1928.
Satuan Satuan terkecil dalam Pramuka Penggalang disebut Regu dan Kesatuan dari beberapa Regu disebut Pasukan. Setiap Regu beranggotakan 5-10 orang Pramuka Penggalang dan dipimpin oleh seorang Pemimpin regu ( Pinru ) yang dipilih oleh anggota regu itu sendiri. Masing-masing Pemimpin Regu ini nant akan memilih satu orang dari mereka yan akan menjadi Pemimpin regu Utama yang disebut Pratama. Pasukan yang terdiri dari beberapa regu tersebut dipimpin oleh seorang Pratama.
Dalam Golongan Pramuka Penggalang ada tiga tingkatan, yaitu
1. Penggalang Ram
2. Penggalang Raki
3. Penggalang Tera
Setiap anggota Penggalang yang telah menyelesaikan SKU (Syarat Kecakapan Umum) berhak mengenakan TKU
(Tanda Kecakapan Umum) sesuai tingkatannya yang dikenakan pada lengan baju sebelah kiri dibawah tanda barung berwarna dasar Merah. TKU untuk Penggalang berbentuk sebuah janur yang terlipat dua dengan gambar Manggar yakni nama bunga pohon kelapa. Kode Kehormatan bagi Pramuka penggalang, terdiri atas
1. Janji yang disebu Trisatya, selengkapnya berbunyi:
"Trisatya", Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh :
- Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan pancasila
- Menolong sesam hidup dan mempersiapkan diri membangu masyarakat
- Menepati Dasadarma"
2. Ketentuan moral yang disebut Dasadarma,selengkapnya berbunyi:
"Dasadarma"
-1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
-2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
-3. Patriot yang sopan dan kesatria
-4. Patuh dan suka bermusyawarah
-5. Rela menolong dan tabah
-6. Rajin, trampil dan gembira
-7. Hemat, cermat dan bersahaja
-8. Disiplin, berani dan setia
-9. Bertanggungjawab dan dapat dipercay
-10. Suci dalam pikiran,
perkataan dan perbuatan.
Tinggalkan jejek Anda di Blog murahan ini...!
Aku Bukan Pak Guru Cabul
Jumat, 12 Juli 2013
Macam-macam Bilangan Matematika
Macam-Macam Bilangan
Matematika
Bilangan Matematika sudah menjadi makanan sehari-hari bagi anak sekolahan. Dari SD sampai Kuliah hampir seluruh bilangan itu sudah kita pelajari. Dan pasti kita sudah pada tahu. Ini adalah suatu perihal yang terlihat sepele. Namun, dalam kenyataannya, karena terlalu disepelekan, banyak pelajar yang tidak tahu ketika disuruh menyebutkan pengertian suatu bilangan, yah... misalnya saja disuruh menyebutkan apa/berapa saja bilangan komposit?
Maka dari itu kali ini saya akan sedikit mengusik masalah istilah/pengertian dari beberapa macam bilangan yang sepele itu.
1. BILANGAN ASLI
Bilangan asli adalah himpunan bilangan bulat positif yang bukan nol. Nama lain dari bilangan ini adalah bilangan hitung atau bilangan yang bernilai positif (integer positif).
Contoh : {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8,...}
2. BILANGAN CACAH
Bilangan cacah adalah himpunan bilangan asli ditambah dengan nol.
Contoh : {0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7,...}
3. BILANGAN NEGATIF
Bilangan negatif (integer negatif) adalah bilangan yang lebih kecil/ kurang dari nol. Atau juga bisa dikatakan bilangan yang letaknya disebelah kiri nol pada garis bilangan.
Contoh : {-1, -2, -3, -4, -5,...}
4. BILANGAN BULAT
Bilangan bulat merupakan bilangan yang terdiri dari bilangan asli, bilangan nol dan bilangan negatif.
Contoh : {-3, -2, -1, 0, 1, 2, 3,..}
5. BILANGAN PRIMA
Bilangan prima adalah bilangan asli lebih besar dari 1 yang faktor pembaginya adalah 1 dan bilangan itu sendiri.
Contoh : {2, 3, 5, 7, 11, 13,...}
6. BILANGAN KOMPOSIT
Bilangan komposit adalah bilangan asli lebih besar dari 1 yang bukan merupakan bilangan prima. Bilangan komposit dapat dinyatakan sebagai faktorisasi bilangan bulat, atau hasil perkalian dua bilangan prima atau lebih. Atau bisa juga disebut bilangan yang mempunyai faktor lebih dari dua.
Contoh : {4, 6, 8, 9, 10, 12,...}
7. BILANGAN KOMPLEKS
Bilangan kompleks adalah suatu bilangan yang merupakan penjumlahan antara bilangan real dan bilangan imajiner atau bilangan yang berbentuk a + bi. Dimana a dan b adalah bilangan real, dan i adalah bilangan imajiner tertentu. Bilangan real a disebut juga bagian real dari bilangan kompleks, dan bilangan real b disebut bagian imajiner. Jika pada suatu bilangan kompleks, nilai b adalah 0, maka bilangan kompleks tersebut menjadi sama dengan bilangan real a.
Contoh : {3 + 2i}
8. BILANGAN IMAJINER
Bilangan imajiner adalah bilangan yang mempunyai sifat i2 = −1. Bilangan ini merupakan bagian dari bilangan kompleks. Secara definisi, bilangan imajiner i ini diperoleh dari penyelesaian persamaan kuadratik : x2 + 1 = 0 atau secara ekuivalen x2 = -1 atau juga sering dituliskan sebagai x=√-1
9. BILANGAN REAL
Bilangan real atau bilangan riil menyatakan bilangan yang dapat dituliskan dalam bentuk decimal, seperti 2,86547… atau 3.328184. Dalam notasi penulisan bahasa Indonesia, bilangan desimal adalah bilangan yang memiliki angka di belakang
koma “,” sedangkan menurut notasi ilmiah, bilangan desimal adalah bilangan yang memiliki
angka di belakang tanda titik “.”. Bilangan real meliputi bilangan rasional, seperti 42 dan −23/129, dan bilangan irrasional, seperti π dan √2, dan dapat direpresentasikan sebagai salah satu titik dalam garis bilangan. Himpunan semua bilangan riil dalam matematika dilambangkan dengan R (berasal dari kata “real”).
10. BILANGAN IRRASIONAL
Bilangan irrasional merupakan bilangan real yang tidak bisa dibagi atau lebih tepatnya hasil baginya tidak pernah berhenti. Sehingga tidak bisa dinyatakan a/b.
Contoh :
π = 3,141592653358……..
√2 = 1,4142135623……..
e = 2,71828281284590…….
11. BILANGAN RASIONAL
Bilangan rasional adalah bilangan-bilangan yang merupakan rasio (pembagian) dari dua angka (integer) atau dapat dinyatakan dengan a/b, dimana a merupakan himpunan bilangan bulat danb merupakan himpunan bilangan bulat tetapi tidak sama dengan nol.
Contoh : {½, ⅓, ⅔, ⅛, ⅜, ⅝, ⅞,...}
Bilangan pecahan/ pecahan-pecahan termasuk sekumpulan bilangan rasional. Pecahan desimal adalah pecahan-pecahan dengan bilangan penyebut 10, 100, dst. { 1/10, 1/100, 1/1000 }, semua bilangan ini dapat ditemukan dalam garis-garis bilangan. Sebuah bilangan asli dapat dinyatakan dalam bentuk bilangan rasional. Sebagai contoh bilangan asli 2 dapat dinyatakan sebagai 12/6 atau 30/15 dan sebagainya. Bilangan Rasional diberi lambang Q (berasal dari bahasa Inggris “quotient”).
12. BILANGAN PECAHAN
Bilangan pecahan adalah bilangan yang disajikan/ ditampilkan dalam bentuk a/b; dimana a, bbilangan bulat dan b ≠ 0. a disebut pembilang dan b disebut penyebut.
Matematika
Bilangan Matematika sudah menjadi makanan sehari-hari bagi anak sekolahan. Dari SD sampai Kuliah hampir seluruh bilangan itu sudah kita pelajari. Dan pasti kita sudah pada tahu. Ini adalah suatu perihal yang terlihat sepele. Namun, dalam kenyataannya, karena terlalu disepelekan, banyak pelajar yang tidak tahu ketika disuruh menyebutkan pengertian suatu bilangan, yah... misalnya saja disuruh menyebutkan apa/berapa saja bilangan komposit?
Maka dari itu kali ini saya akan sedikit mengusik masalah istilah/pengertian dari beberapa macam bilangan yang sepele itu.
1. BILANGAN ASLI
Bilangan asli adalah himpunan bilangan bulat positif yang bukan nol. Nama lain dari bilangan ini adalah bilangan hitung atau bilangan yang bernilai positif (integer positif).
Contoh : {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8,...}
2. BILANGAN CACAH
Bilangan cacah adalah himpunan bilangan asli ditambah dengan nol.
Contoh : {0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7,...}
3. BILANGAN NEGATIF
Bilangan negatif (integer negatif) adalah bilangan yang lebih kecil/ kurang dari nol. Atau juga bisa dikatakan bilangan yang letaknya disebelah kiri nol pada garis bilangan.
Contoh : {-1, -2, -3, -4, -5,...}
4. BILANGAN BULAT
Bilangan bulat merupakan bilangan yang terdiri dari bilangan asli, bilangan nol dan bilangan negatif.
Contoh : {-3, -2, -1, 0, 1, 2, 3,..}
5. BILANGAN PRIMA
Bilangan prima adalah bilangan asli lebih besar dari 1 yang faktor pembaginya adalah 1 dan bilangan itu sendiri.
Contoh : {2, 3, 5, 7, 11, 13,...}
6. BILANGAN KOMPOSIT
Bilangan komposit adalah bilangan asli lebih besar dari 1 yang bukan merupakan bilangan prima. Bilangan komposit dapat dinyatakan sebagai faktorisasi bilangan bulat, atau hasil perkalian dua bilangan prima atau lebih. Atau bisa juga disebut bilangan yang mempunyai faktor lebih dari dua.
Contoh : {4, 6, 8, 9, 10, 12,...}
7. BILANGAN KOMPLEKS
Bilangan kompleks adalah suatu bilangan yang merupakan penjumlahan antara bilangan real dan bilangan imajiner atau bilangan yang berbentuk a + bi. Dimana a dan b adalah bilangan real, dan i adalah bilangan imajiner tertentu. Bilangan real a disebut juga bagian real dari bilangan kompleks, dan bilangan real b disebut bagian imajiner. Jika pada suatu bilangan kompleks, nilai b adalah 0, maka bilangan kompleks tersebut menjadi sama dengan bilangan real a.
Contoh : {3 + 2i}
8. BILANGAN IMAJINER
Bilangan imajiner adalah bilangan yang mempunyai sifat i2 = −1. Bilangan ini merupakan bagian dari bilangan kompleks. Secara definisi, bilangan imajiner i ini diperoleh dari penyelesaian persamaan kuadratik : x2 + 1 = 0 atau secara ekuivalen x2 = -1 atau juga sering dituliskan sebagai x=√-1
9. BILANGAN REAL
Bilangan real atau bilangan riil menyatakan bilangan yang dapat dituliskan dalam bentuk decimal, seperti 2,86547… atau 3.328184. Dalam notasi penulisan bahasa Indonesia, bilangan desimal adalah bilangan yang memiliki angka di belakang
koma “,” sedangkan menurut notasi ilmiah, bilangan desimal adalah bilangan yang memiliki
angka di belakang tanda titik “.”. Bilangan real meliputi bilangan rasional, seperti 42 dan −23/129, dan bilangan irrasional, seperti π dan √2, dan dapat direpresentasikan sebagai salah satu titik dalam garis bilangan. Himpunan semua bilangan riil dalam matematika dilambangkan dengan R (berasal dari kata “real”).
10. BILANGAN IRRASIONAL
Bilangan irrasional merupakan bilangan real yang tidak bisa dibagi atau lebih tepatnya hasil baginya tidak pernah berhenti. Sehingga tidak bisa dinyatakan a/b.
Contoh :
π = 3,141592653358……..
√2 = 1,4142135623……..
e = 2,71828281284590…….
11. BILANGAN RASIONAL
Bilangan rasional adalah bilangan-bilangan yang merupakan rasio (pembagian) dari dua angka (integer) atau dapat dinyatakan dengan a/b, dimana a merupakan himpunan bilangan bulat danb merupakan himpunan bilangan bulat tetapi tidak sama dengan nol.
Contoh : {½, ⅓, ⅔, ⅛, ⅜, ⅝, ⅞,...}
Bilangan pecahan/ pecahan-pecahan termasuk sekumpulan bilangan rasional. Pecahan desimal adalah pecahan-pecahan dengan bilangan penyebut 10, 100, dst. { 1/10, 1/100, 1/1000 }, semua bilangan ini dapat ditemukan dalam garis-garis bilangan. Sebuah bilangan asli dapat dinyatakan dalam bentuk bilangan rasional. Sebagai contoh bilangan asli 2 dapat dinyatakan sebagai 12/6 atau 30/15 dan sebagainya. Bilangan Rasional diberi lambang Q (berasal dari bahasa Inggris “quotient”).
12. BILANGAN PECAHAN
Bilangan pecahan adalah bilangan yang disajikan/ ditampilkan dalam bentuk a/b; dimana a, bbilangan bulat dan b ≠ 0. a disebut pembilang dan b disebut penyebut.
Materi IPS kelas 3 SD "UANG"
MATERI IPS Untuk KELAS 3 SD “UANG”
MATERI IPS Untuk KELAS 3 SD “UANG”
I. Sejarah Uang
Setiap hari kalian meminta uang kepada ayah ibu. Kalian gunakan untuk apa uang tersebut? Dapatkah kalian membeli buku dengan kayu? Segala sesuatu yang kalian beli harus dibayar dengan uang. Bagaimana uang dapat ditemukan? Mengapa setiap orang perlu uang ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kalian pelajari bab ini. Pada zaman dahulu, manusia menghasilkan barang-barang sendiri untuk mencukupi kebutuhannya. Namun, seiring dengan meningkatnya kebutuhan, manusia tidak mampu lagi memenuhi kebutuhannya sendiri. Oleh karena itu, untuk memenuhi
kebutuhannya, setiap orang membutuhkan orang lain. Kebutuhan terhadap barang
dan jasa yang tidak dapat diproduksi sendiri diperoleh dari pihak lain yang dilakukan dengan cara barter. Barter adalah proses tukar-menukar barang.
1. Alasan Meninggalkan Barter
Dalam perkembangannya,
ternyata cara barter menemui beberapa kesulitan sebagai berikut.
a. Sulit menemukan orang
yang cocok untuk diajak barter.
b. Sulit menemukan nilai barang yang akan ditukarkan.
c. Sulit untuk menyimpan barang yang ditukarkan.
Kesulitan yang terdapat
dalam barter akhirnya mendorong munculnya cara lain untuk melakukan tukar-menukar, yaitu pertukaran dengan uang barang. Uang barang dapat berupa kulit, emas, kerang, atau garam. Penggunaan uang barang ternyata juga memiliki banyak kesulitan. Kesulitan tersebut timbul karena pada umumnya barang yang dipakai sebagai perantara mempunyai sifat- sifat sebagai berikut.
a. Nilainya Tidak Stabil Untuk barang-barang tertentu sering mengalami perubahan nilai dalam
waktu yang relatif singkat.
b. Sulit Disimpan Orang mengalami kesulitan untuk menyimpan barang-barang tertentu atau mungkin untuk menyimpan dibutuhkan biaya yang cukup besar.
c. Tidak Tahan Lama Beberapa barang yang dipakai sebagai uang barang ternyata ada yang mudah rusak, misalnya garam. Garam akan mencair jika
disimpan terlalu lama.
d. Sulit untuk Dipindahkan ke Tempat Lain Ada sebagian barang yang sulit dipindahkan karena ukurannya yang terlalu besar atau mungkin bobotnya yang terlalu berat. Hal tersebut dapat mempersulit seseorang jika dia ingin bepergian ke tempat yang cukup jauh.
2. Alasan Menggunakan Uang Barang
Kesulitan-kesulitan yang ditimbulkan oleh uang barang membuat manusia memilih emas dan perak untuk dipakai sebagai
perantara tukarmenukar dengan alasan sebagai berikut.
a. Mudah dibawa pergi atau dipindahkan.
b. Diterima dan dipercaya oleh umum.
c. Jumlahnya terbatas.
d. Tahan lama atau tidak mudah rusak.
e. Mudah disimpan.
f. Nilainya tetap untuk jangka waktu yang
panjang.
Manusia kemudian membuat uang dari bahan
emas dan perak. Dalam perkembangan selanjutnya, uang logam yang beredar di masyarakat tidak lagi terbuat dari emas dan perak. Namun, pada umumnya terbuat dari
perunggu dan aluminium karena nilai emas terlalu tinggi. Selain uang logam, kita juga menggunakan uang kertas, yaitu uang yang bahan pembuatnya berasal dari kertas. Alasan manusia memilih perunggu, aluminium, dan kertas sebagai bahan untuk
membuat uang adalah karena ketiga benda tersebut harganya lebih murah dibanding benda lain, terutama jika dibandingkan dengan emas dan perak.
Berdasarkan uraian mengenai tahap atau asal usul uang tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa yang dimaksud dengan uang adalah benda yang memiliki syarat-syarat tertentu yang dapat digunakan atau diterima
oleh masyarakat sebagai perantara dalam melakukan tukar-menukar barang dan jasa.
II. Manfaat Uang
Setiap orang memerlukan uang sebagai alat pembayaran yang utama. Sebab pembayaran dengan barang (barter) sudah tidak dijalankan lagi. Untuk itu, kegunaan uang sangat penting dalam kehidupan ini. Beberapa manfaat dan kegunaan uang sebagai berikut.
1. Sebagai Alat Tukar yang Resmi dan Sah Uang merupakan kebutuhan yang utama, meskipun kita tidak boleh mendewa-dewakan uang. Tetapi, pada kenyataannya tanpa uang kita akan merasa tidak berdaya. Segala sesuatu yang kita perlukan hampir semua diperoleh dengan menggunakan uang. Untuk mendapatkan berbagai jenis makanan kita memerlukan uang. Untuk mempunyai berbagai alat rumah tangga kita juga harus mempunyai uang.
2. Sebagai Alat Pembayaran
Setiap orang yang bekerja pasti akan mendapatkan hasil, yaitu upah atau bayaran. Seorang buruh yang bekerja seharian akan mendapatkan upah atau bayaran berupa uang. Karyawan pabrik akan
memperoleh bayaran setiap
bulan. Demikian pula dengan
pegawai, baik negeri maupun swasta akan menerima pembayaran berupa uang. Berbagai keperluan memerlukan
uang sebagai alat pembayaran, misalnya membayar sekolah, membayar pajak kendaraan, membayar listrik, dan membayar
telepon.
3. Sebagai Ciri atau Identitas Negara
Sejak ditemukan uang, segala pembayaran dan keperluan menggunakan uang. Mata uang di setiap negara berbeda-beda. Setiap negara di dunia ini memiliki mata uang sendiri-sendiri, misalnya sebagai berikut.
a. Indonesia mata uangnya rupiah.
b. Malaysia mata uangnya ringgit.
c. Singapura mata uangnya dollar Singapura.
d. Jepang mata uangnya yen.
e. India mata uangnya rupee.
f. Arab Saudi mata uangnya real.
g. Inggris mata uangnya pound sterling.
III. Jenis dan Nilai Uang
Uang yang disahkan oleh pemerintah Indonesia dan dapat digunakan dalam berbagai transaksi tidak hanya uang kertas dan uang logam yang sehari-hari kita pegang, tetapi juga ada jenis uang yang lain, yaitu uang yang berupa surat-surat berharga. Apakah itu? Marilah kita pelajari uraian berikut ini.
1. Jenis Uang Uang yang beredar di masyarakat ada dua jenis, yaitu uang giral dan uang
kartal.
a. Uang Giral
Uang giral adalah uang berbentuk surat-surat berharga. Contoh surat berharga adalah cek, giro, deposito, wesel, polis, dan sertifikat saham. Uang giral banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan.
b. Uang Kartal
Uang kartal adalah uang dalam bentuk kertas dan logam. Uang saku yang kalian bawa ke sekolah merupakan uang kartal. Uang kartal biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari seperti untuk membeli barang kebutuhan. Uang logam biasanya mimiliki nilai yang kecil, misalnya Rp1.000,00, Rp500,00, Rp200,00, Rp100,00, Rp50,00 dan Rp25,00. Uang kertas biasanya memiliki nilai yang lebih besar, misalnya Rp500,00, Rp1.000,00,
Rp10.000,00, Rp20.000,00, Rp50.000,00, dan Rp100.000,00. Uang pecahan kecil dan besar berfungsi sama, yaitu sebagai alat tukar dalam jual beli dan alat pembayaran. Setiap jenis uang mempunyai ciri-ciri khusus dan ciri-ciri umum.
1) Ciri khusus uang logam sebagai berikut.
a) Terbuat dari logam (perak, emas).
b) Berbentuk bundar.
c) Mempunyai dua sisi.
d) Berwarna putih, kuning, dan keemasan.
e) Bergambar flora dan fauna Indonesia, seperti komodo, bunga melati, dan burung cenderawasih.
2) Ciri khusus uang kertas sebagai berikut.
a) Terbuat dari kertas khusus.
b) Berbentuk persegi panjang.
c) Mempunyai dua sisi.
d) Tertulis nomor seri uang.
e) Ada tanda tangan pejabat Bank Indonesia.
f) Ada tulisan Perum Percetakan RI.
3) Ciri umum uang kartal
Pada umumnya semua uang kartal terdapat lambang negara Indonesia, yaitu burung garuda dan tulisan Bank Indonesia serta nilai nominal uang tersebut.
2. Nilai Uang
Nilai uang terdiri dari dua macam sebagai berikut.
a. Nilai barang, yaitu nilai bahan pembuat uang tersebut.
b. Nilai nominal, yaitu nilai yang tercantum pada uang tersebut.
Apabila pada uang tersebut tercantum Rp1.000,00 maka nilai
nominal uang tersebut adalah seribu rupiah. Nilai nominal uang logam terkecil adalah 25 rupiah,
sedangkan nilai nominal terbesar adalah 1.000 rupiah. Nilai nominal uang kertas terkecil adalah 100 rupiah, sedangkan nilai nominal terbesar adalah 100.000 rupiah.
MATERI IPS Untuk KELAS 3 SD “UANG”
I. Sejarah Uang
Setiap hari kalian meminta uang kepada ayah ibu. Kalian gunakan untuk apa uang tersebut? Dapatkah kalian membeli buku dengan kayu? Segala sesuatu yang kalian beli harus dibayar dengan uang. Bagaimana uang dapat ditemukan? Mengapa setiap orang perlu uang ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kalian pelajari bab ini. Pada zaman dahulu, manusia menghasilkan barang-barang sendiri untuk mencukupi kebutuhannya. Namun, seiring dengan meningkatnya kebutuhan, manusia tidak mampu lagi memenuhi kebutuhannya sendiri. Oleh karena itu, untuk memenuhi
kebutuhannya, setiap orang membutuhkan orang lain. Kebutuhan terhadap barang
dan jasa yang tidak dapat diproduksi sendiri diperoleh dari pihak lain yang dilakukan dengan cara barter. Barter adalah proses tukar-menukar barang.
1. Alasan Meninggalkan Barter
Dalam perkembangannya,
ternyata cara barter menemui beberapa kesulitan sebagai berikut.
a. Sulit menemukan orang
yang cocok untuk diajak barter.
b. Sulit menemukan nilai barang yang akan ditukarkan.
c. Sulit untuk menyimpan barang yang ditukarkan.
Kesulitan yang terdapat
dalam barter akhirnya mendorong munculnya cara lain untuk melakukan tukar-menukar, yaitu pertukaran dengan uang barang. Uang barang dapat berupa kulit, emas, kerang, atau garam. Penggunaan uang barang ternyata juga memiliki banyak kesulitan. Kesulitan tersebut timbul karena pada umumnya barang yang dipakai sebagai perantara mempunyai sifat- sifat sebagai berikut.
a. Nilainya Tidak Stabil Untuk barang-barang tertentu sering mengalami perubahan nilai dalam
waktu yang relatif singkat.
b. Sulit Disimpan Orang mengalami kesulitan untuk menyimpan barang-barang tertentu atau mungkin untuk menyimpan dibutuhkan biaya yang cukup besar.
c. Tidak Tahan Lama Beberapa barang yang dipakai sebagai uang barang ternyata ada yang mudah rusak, misalnya garam. Garam akan mencair jika
disimpan terlalu lama.
d. Sulit untuk Dipindahkan ke Tempat Lain Ada sebagian barang yang sulit dipindahkan karena ukurannya yang terlalu besar atau mungkin bobotnya yang terlalu berat. Hal tersebut dapat mempersulit seseorang jika dia ingin bepergian ke tempat yang cukup jauh.
2. Alasan Menggunakan Uang Barang
Kesulitan-kesulitan yang ditimbulkan oleh uang barang membuat manusia memilih emas dan perak untuk dipakai sebagai
perantara tukarmenukar dengan alasan sebagai berikut.
a. Mudah dibawa pergi atau dipindahkan.
b. Diterima dan dipercaya oleh umum.
c. Jumlahnya terbatas.
d. Tahan lama atau tidak mudah rusak.
e. Mudah disimpan.
f. Nilainya tetap untuk jangka waktu yang
panjang.
Manusia kemudian membuat uang dari bahan
emas dan perak. Dalam perkembangan selanjutnya, uang logam yang beredar di masyarakat tidak lagi terbuat dari emas dan perak. Namun, pada umumnya terbuat dari
perunggu dan aluminium karena nilai emas terlalu tinggi. Selain uang logam, kita juga menggunakan uang kertas, yaitu uang yang bahan pembuatnya berasal dari kertas. Alasan manusia memilih perunggu, aluminium, dan kertas sebagai bahan untuk
membuat uang adalah karena ketiga benda tersebut harganya lebih murah dibanding benda lain, terutama jika dibandingkan dengan emas dan perak.
Berdasarkan uraian mengenai tahap atau asal usul uang tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa yang dimaksud dengan uang adalah benda yang memiliki syarat-syarat tertentu yang dapat digunakan atau diterima
oleh masyarakat sebagai perantara dalam melakukan tukar-menukar barang dan jasa.
II. Manfaat Uang
Setiap orang memerlukan uang sebagai alat pembayaran yang utama. Sebab pembayaran dengan barang (barter) sudah tidak dijalankan lagi. Untuk itu, kegunaan uang sangat penting dalam kehidupan ini. Beberapa manfaat dan kegunaan uang sebagai berikut.
1. Sebagai Alat Tukar yang Resmi dan Sah Uang merupakan kebutuhan yang utama, meskipun kita tidak boleh mendewa-dewakan uang. Tetapi, pada kenyataannya tanpa uang kita akan merasa tidak berdaya. Segala sesuatu yang kita perlukan hampir semua diperoleh dengan menggunakan uang. Untuk mendapatkan berbagai jenis makanan kita memerlukan uang. Untuk mempunyai berbagai alat rumah tangga kita juga harus mempunyai uang.
2. Sebagai Alat Pembayaran
Setiap orang yang bekerja pasti akan mendapatkan hasil, yaitu upah atau bayaran. Seorang buruh yang bekerja seharian akan mendapatkan upah atau bayaran berupa uang. Karyawan pabrik akan
memperoleh bayaran setiap
bulan. Demikian pula dengan
pegawai, baik negeri maupun swasta akan menerima pembayaran berupa uang. Berbagai keperluan memerlukan
uang sebagai alat pembayaran, misalnya membayar sekolah, membayar pajak kendaraan, membayar listrik, dan membayar
telepon.
3. Sebagai Ciri atau Identitas Negara
Sejak ditemukan uang, segala pembayaran dan keperluan menggunakan uang. Mata uang di setiap negara berbeda-beda. Setiap negara di dunia ini memiliki mata uang sendiri-sendiri, misalnya sebagai berikut.
a. Indonesia mata uangnya rupiah.
b. Malaysia mata uangnya ringgit.
c. Singapura mata uangnya dollar Singapura.
d. Jepang mata uangnya yen.
e. India mata uangnya rupee.
f. Arab Saudi mata uangnya real.
g. Inggris mata uangnya pound sterling.
III. Jenis dan Nilai Uang
Uang yang disahkan oleh pemerintah Indonesia dan dapat digunakan dalam berbagai transaksi tidak hanya uang kertas dan uang logam yang sehari-hari kita pegang, tetapi juga ada jenis uang yang lain, yaitu uang yang berupa surat-surat berharga. Apakah itu? Marilah kita pelajari uraian berikut ini.
1. Jenis Uang Uang yang beredar di masyarakat ada dua jenis, yaitu uang giral dan uang
kartal.
a. Uang Giral
Uang giral adalah uang berbentuk surat-surat berharga. Contoh surat berharga adalah cek, giro, deposito, wesel, polis, dan sertifikat saham. Uang giral banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan.
b. Uang Kartal
Uang kartal adalah uang dalam bentuk kertas dan logam. Uang saku yang kalian bawa ke sekolah merupakan uang kartal. Uang kartal biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari seperti untuk membeli barang kebutuhan. Uang logam biasanya mimiliki nilai yang kecil, misalnya Rp1.000,00, Rp500,00, Rp200,00, Rp100,00, Rp50,00 dan Rp25,00. Uang kertas biasanya memiliki nilai yang lebih besar, misalnya Rp500,00, Rp1.000,00,
Rp10.000,00, Rp20.000,00, Rp50.000,00, dan Rp100.000,00. Uang pecahan kecil dan besar berfungsi sama, yaitu sebagai alat tukar dalam jual beli dan alat pembayaran. Setiap jenis uang mempunyai ciri-ciri khusus dan ciri-ciri umum.
1) Ciri khusus uang logam sebagai berikut.
a) Terbuat dari logam (perak, emas).
b) Berbentuk bundar.
c) Mempunyai dua sisi.
d) Berwarna putih, kuning, dan keemasan.
e) Bergambar flora dan fauna Indonesia, seperti komodo, bunga melati, dan burung cenderawasih.
2) Ciri khusus uang kertas sebagai berikut.
a) Terbuat dari kertas khusus.
b) Berbentuk persegi panjang.
c) Mempunyai dua sisi.
d) Tertulis nomor seri uang.
e) Ada tanda tangan pejabat Bank Indonesia.
f) Ada tulisan Perum Percetakan RI.
3) Ciri umum uang kartal
Pada umumnya semua uang kartal terdapat lambang negara Indonesia, yaitu burung garuda dan tulisan Bank Indonesia serta nilai nominal uang tersebut.
2. Nilai Uang
Nilai uang terdiri dari dua macam sebagai berikut.
a. Nilai barang, yaitu nilai bahan pembuat uang tersebut.
b. Nilai nominal, yaitu nilai yang tercantum pada uang tersebut.
Apabila pada uang tersebut tercantum Rp1.000,00 maka nilai
nominal uang tersebut adalah seribu rupiah. Nilai nominal uang logam terkecil adalah 25 rupiah,
sedangkan nilai nominal terbesar adalah 1.000 rupiah. Nilai nominal uang kertas terkecil adalah 100 rupiah, sedangkan nilai nominal terbesar adalah 100.000 rupiah.
Ringkasan Materi Matematika SD untuk persiapan UN 2014
Selmat malam semua, smoga kita slalu diberi ksehatan di bulan yg penuh berkah ini, kali ini Saya akan memosting mengenai ringkasan materi mtk sd :)
Ujian nasional SD kian didepan mata hanya tinggal menungg waktu. Maka dari itu sisw harus fokus belajar untu meghadapi UN 2013. Namu tak harus semua pelajaran dipelajari, kali ini Saya akan berbagi ringkasan Materi MTK UN SD guna persiapan untuk menghadapi UN 2014 mendatang. Berikut link download filenya, sudah dalam format .docx
Ringkasan Materi MTK SD untuk Persiapan UN 2014
Ujian nasional SD kian didepan mata hanya tinggal menungg waktu. Maka dari itu sisw harus fokus belajar untu meghadapi UN 2013. Namu tak harus semua pelajaran dipelajari, kali ini Saya akan berbagi ringkasan Materi MTK UN SD guna persiapan untuk menghadapi UN 2014 mendatang. Berikut link download filenya, sudah dalam format .docx
Ringkasan Materi MTK SD untuk Persiapan UN 2014
Alat Indera Manusia
Manusia dapat mengetahui keadaan luar melalui alat indera. Manusia mempunyai alat indera berupa indera penglihat (mata), indera pendengar (telinga), indera pembau (hidung), indera pengecap (lidah), dan indera peraba (kulit).
Indera Penglihat
Mata terdiri dari atas alat tambahan mata, otot bola mata, dan syaraf mata. Alat tambahan mata berupa alis dan bulu mata. Alis, kelopak mata, dan bulu mata melindungi mata dari gangguan lingkungan. Misal melindungi mata dari keringat, debu, kotoran, dan melindungi mata dari cahaya yang kuat. Kelenjar mata menghasilkan air mata yang berguna untuk membasahi kornea mata dan sebagai pelumas agar bola mata mudah digerakkan. Fungsi bagian-bagian mata adalah sebagai berikut :
1. Kornea berfungsi menerima rangsang cahaya dan meneruskannya ke bagian yang lebih dalam;
2. Lensa mata berfungsi meneruskan dan memfokuskan cahaya agar bayangan benda jatuh ke retina;
3. Iris berfungsi mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk ke mata;
4. Pupil berfungsi sebagai saluran masuknya cahaya;
5. Retina berfungsi membentuk bayangan benda dan kemudian dikirim oleh saraf mata ke otak;
6. Otot mata berfungsi mengatur gerakan bola mata;
7. Saraf mata berfungsi meneruskan rangsang cahaya melalui retina ke otak.
Indera Pendengar
Fungsi bagian indera pendengar adalah sebagai berikut :
1. Daun telinga, lubang telinga, dan liang pendengaran berfungsi menangkap dan mengumpulkan gelombang bunyi;
2. Gendang telinga berfungsi menerima rangsang bunyi (timbul getaran pada gendang telinga) dan meneruskanya ke bagian yang lebih dalam;
3. Tiga tulang pendengaran (tulang martil, landasan, dan sanggurdi) berfungsi mempekuat getaran dan meneruskanya ke koklea;
4. Tingkap jorong, tingkap bundar, tiga saluran setengah lingkaran, dan koklea berfungsi mengubah impuls dan diteruskan ke otak. Tiga saluran setengah lingkaran juga berfungsi mengendalikan keseimbangan tubuh;
5. Saluran eustachius berfungsi menghubungkan rongga mulut dengan telinga tengah.
Indera Pembau
Fungsi bagian-bagian indera pembau sebagai berikut :
1. Lubang hidung sebagai tempat pertama kali udara masuk ke dalam tubuh manusa;
2. Rongga hidung berfungsi sebagai saluran tempat masuk dan keluarnya udara pernapasan. Dalam rongga hidung terdapat rambut hidung yang berfungsi menahan kotoran yang masuk bersama udara pernapasan. Selaput lendir terdapat di rongga hidung bagian atas. Bagian inilah yang peka terhadap bau;
3. Serabut saraf berfungsi mendeteksi zat kimia yang ada dalam udara pernapasan.
Indera Pengecap
Permukaan lidah bersifat kasar karena memiliki tonjolan yang disebut papila. Di dalam papila terdapat banyak tunas pengecap. Setiap tunas pengecap peka terhadap jenis rasa tertentu. Bagian lidah yang peka terhadap rasa manis berada di ujung lidah, bagian yang peka terhadap rasa pahit berada di lidah bagian dalam. Bagian lidah yang peka terhadap rasa asin dan asam berada di lidah bagian tepi.
Indera Peraba
Indera peraba manusia terletak pada kulit, manusia dapat merasakan sentuhan, tekanan, kasar, halus, rasa sakit, panas, dan dingin. Indera peraba yang paling peka terletak pada ujung jari, telapak tangan, bibir, dan alat kelamin. Fungsi bagian-bagian indera peraba adalah sebagai berikut :
1. Kulit ari berfungsi mencegah masuknya bibit penyakit dan mencegah penguapan air dari dalam tubuh;
2. Kelenjar keringan berfungsi menghasilkan keringat;
3. Lapisan lemak berfungsi menghangatkan tubuh;
4. Otot penggerak rambut berfungsi mengatur gerakan rambut;
5. Pembuluh daraf berfungsi mengalirkan darah yang berisi oksigen atau karbondioksidaserta sari makanan.
Indera Penglihat
Mata terdiri dari atas alat tambahan mata, otot bola mata, dan syaraf mata. Alat tambahan mata berupa alis dan bulu mata. Alis, kelopak mata, dan bulu mata melindungi mata dari gangguan lingkungan. Misal melindungi mata dari keringat, debu, kotoran, dan melindungi mata dari cahaya yang kuat. Kelenjar mata menghasilkan air mata yang berguna untuk membasahi kornea mata dan sebagai pelumas agar bola mata mudah digerakkan. Fungsi bagian-bagian mata adalah sebagai berikut :
1. Kornea berfungsi menerima rangsang cahaya dan meneruskannya ke bagian yang lebih dalam;
2. Lensa mata berfungsi meneruskan dan memfokuskan cahaya agar bayangan benda jatuh ke retina;
3. Iris berfungsi mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk ke mata;
4. Pupil berfungsi sebagai saluran masuknya cahaya;
5. Retina berfungsi membentuk bayangan benda dan kemudian dikirim oleh saraf mata ke otak;
6. Otot mata berfungsi mengatur gerakan bola mata;
7. Saraf mata berfungsi meneruskan rangsang cahaya melalui retina ke otak.
Indera Pendengar
Fungsi bagian indera pendengar adalah sebagai berikut :
1. Daun telinga, lubang telinga, dan liang pendengaran berfungsi menangkap dan mengumpulkan gelombang bunyi;
2. Gendang telinga berfungsi menerima rangsang bunyi (timbul getaran pada gendang telinga) dan meneruskanya ke bagian yang lebih dalam;
3. Tiga tulang pendengaran (tulang martil, landasan, dan sanggurdi) berfungsi mempekuat getaran dan meneruskanya ke koklea;
4. Tingkap jorong, tingkap bundar, tiga saluran setengah lingkaran, dan koklea berfungsi mengubah impuls dan diteruskan ke otak. Tiga saluran setengah lingkaran juga berfungsi mengendalikan keseimbangan tubuh;
5. Saluran eustachius berfungsi menghubungkan rongga mulut dengan telinga tengah.
Indera Pembau
Fungsi bagian-bagian indera pembau sebagai berikut :
1. Lubang hidung sebagai tempat pertama kali udara masuk ke dalam tubuh manusa;
2. Rongga hidung berfungsi sebagai saluran tempat masuk dan keluarnya udara pernapasan. Dalam rongga hidung terdapat rambut hidung yang berfungsi menahan kotoran yang masuk bersama udara pernapasan. Selaput lendir terdapat di rongga hidung bagian atas. Bagian inilah yang peka terhadap bau;
3. Serabut saraf berfungsi mendeteksi zat kimia yang ada dalam udara pernapasan.
Indera Pengecap
Permukaan lidah bersifat kasar karena memiliki tonjolan yang disebut papila. Di dalam papila terdapat banyak tunas pengecap. Setiap tunas pengecap peka terhadap jenis rasa tertentu. Bagian lidah yang peka terhadap rasa manis berada di ujung lidah, bagian yang peka terhadap rasa pahit berada di lidah bagian dalam. Bagian lidah yang peka terhadap rasa asin dan asam berada di lidah bagian tepi.
Indera Peraba
Indera peraba manusia terletak pada kulit, manusia dapat merasakan sentuhan, tekanan, kasar, halus, rasa sakit, panas, dan dingin. Indera peraba yang paling peka terletak pada ujung jari, telapak tangan, bibir, dan alat kelamin. Fungsi bagian-bagian indera peraba adalah sebagai berikut :
1. Kulit ari berfungsi mencegah masuknya bibit penyakit dan mencegah penguapan air dari dalam tubuh;
2. Kelenjar keringan berfungsi menghasilkan keringat;
3. Lapisan lemak berfungsi menghangatkan tubuh;
4. Otot penggerak rambut berfungsi mengatur gerakan rambut;
5. Pembuluh daraf berfungsi mengalirkan darah yang berisi oksigen atau karbondioksidaserta sari makanan.
Selasa, 09 Juli 2013
Materi Komputer SD
BAB I
PENGENALAN KOMPUTER
Apakah Komputer itu ?
Komputer adalah sarana alat hitung
sesuai dengan artinya yaitu berasal dari kata “compute” yang artinya hitung,
dengan kata lain komputer dapat didefinisikan sebagai alat elektronik yang
dapat menerima masukan data (input data), mengolah data, menyimpan hasil
pengolahan data dan menyajikan informasi. Namun dewasa ini perkembangan
teknologi yang terjadi pada dunia komputer sudah mampu menempatkan sebagai alat
bantu utama bagi manusia dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Mencermati
kecenderungan perkembangannya, sangatlah penting bahwa pengenalan dan
pengetahuan teknologi komputer sejak usia dini menjadi salah satu prioritas
untuk di pelajari oleh generasi usia belajar tingkat dasar hingga menengah
dalam rangka mengembangkan keterampilan hidup (life skill).
Dengan
pengertian yang lain Komputer merupakan sekumpulan alat logic yang dapat
menerima data, mengolah data dan menyimpan data dengan menggunakan program yang
terdapat pada memory, dan kemudian sistem komputer memberikan hasil pengolahan
tersebut dalam bentuk output (pengeluaran). Dengan kata lain, komputer
juga bisa diartikan sebagai sekumpulan peralatan elektronika yang terdiri dari
input unit, proses unit, dan output unit.
Sebuah komputer
dapat bekerja karena adanya hardware (perangkat keras), software
(perangkat lunak), dan brainware (orang yang menggunakan komputer).
Dalam hal ini kita akan membahas sebatas pengenalan dasar tentang hardware
pada sebuah komputer.
Pengenalan Hardware
Hardware
yang disebut juga sebagai perangkat keras komputer, terbagi menjadi 5 bagian
utama, yaitu:
1.
CPU (Central
Processing Unit)
§
CPU bertugas mengatur dan menghitung data.
§
CPU terletak di dalam system unit.
§
CPU merupakan “jantung” dari komputer.
§
CPU bersama dengan perangkat komputer lainnya yang ada dalam system
unit mengatur kerja komputer secara bersama dan berkesinambungan.
2.
Monitor
Monitor merupakan perangkat keras yang fungsinya menampilkan
informasi dan status data secara visual seperti pada televisi. Meskipun bukan
pesawat televisi, monitor memiliki resolusi (ketajaman) gambar yang
tinggi, sehingga memungkinkan pemakai (user) untuk membaca huruf-huruf
yang berukuran kecil pada layar monitor. Monitor komputer juga mempunyai tiga
jenis saat ini, yaitu CRT (Catode Ray
Tube), LCD (Liquid Crystal Display),
Plasma dan LED.
3.
Peralatan Masukan (Input
Devices)
Namun dalam hal ini, peralatan masukan sangat banyak diantaranya,
yaitu :
- Keyboard,
Keyboard adalah alat input utama yang digunakan oleh semua komputer.
Keyboard mempunyai semua huruf alphabet (A–Z, a-z), angka 0 – 9 dan
tambahan kunci (key) operasional khusus, seperti tombol Enter, Ctrl, Alt dll.
Colokan (Port) yang digunakan oleh keyboard adalah PS/2 dan infra red
(infra merah).
- Mouse, Mouse
adalah alat input yang digunakan oleh user untuk mengatur posisi kursor
pada layar monitor dengan mengklik tombol kiri atau kanan. Gerakkanlah
mouse pada permukaan yang rata, maka kursor pada layar monitor akan
bergerak mengikuti gerakan mouse. Secara umum mouse terhubung ke komputer
melalui port PS/2 dan ada juga yang sudah menggunakan port infrared atau
infra merah.
- Scanner, untuk
memindah gambar atau teks ke dalam komputer (dalam bentuk digital)
sehingga dapat dipakai sesuai keperluan.
4.
Peralatan Penyimpanan
(Storage Devices)
- Ploppy Disk Drive, alat pemutar disket untuk penyimpanan
dan pembacaan data (berupa gambar atau teks) dari suatu disket.
- CD-RW / DVD-RW Drive media penyimpanan yang hanya
bisa dibaca, dan yang mempunyai kapasitas (tempat) besar berbentuk cakram.
- Ploppy Disk, biasa dikenal dengan sebutan “disket”, yaitu alat
untuk menyimpan data dari komputer yang berukuran kecil (kurang dari 1.44
Mb).
- CD Blank / DVD Blank, tempat menyimpan data yang
berbentuk CD dengan kapasitas (tempat) penyimpanan yang lumayan besar.
- Hard Disk, tempat menyimpan data di dalam komputer dengan
kapasitas (tempat) memori yang besar dan berkecepatan tinggi.
- Flash Disk, seperti halnya hadrisk
akan tetapi berukuran lebih kecil dan bersifat portable (bisa dibawa
kemana-mana).
5.
Peralatan Keluaran (Output
Devices)
- Printer, alat untuk mencetak sebuah
karya baik berupa teks maupun gambar. Printer ada 3 macam yaitu :
ü
Printer Dot Matrix, printer dengan tusukan pin ke pita.
ü
Printer Laser, printer dengan laser serta bubuk tinta (toner), kualitas
pencetakan yang baik, berkecepatan tinggi, dan harganya pun relatif mahal.
- Speaker, untuk mengeluarkan suara (audio),
biasanya sepasang ada 2 (dua) buah speaker (left and right).
Namun ada
juga yang mengatakan bahwa perangkat keras komputer dapat di simpulkan menjadi
3 bagian utama, yaitu:
1.
Input Unit.
2.
Processing Unit atau
CPU.
3.
Output Unit.
·
Input Unit.
Merupakan bagian dari hardware komputer yang berfungsi sebagai
alat untuk memasukkan data ke dalam komputer. Input device ini sangat sering
kita temui, antara lain keyboard, mouse, Scanner,
dan lain sebagainya.
·
Processing Unit atau
CPU.
Merupakan jantung dari komputer yang melakukan pekerjaan utama
seperti perhitungan logika, kontrol, serta penyimpanan. Perangkat utamanya
berupa Processor dan Chip yang terdapat pada Motherboard.
·
Output Unit.
Adalah hardware yang mempunyai fungsi untuk menyajikan hasil
output dari proses pada komputer. Bentuk dari peralatan output ini antara lain speaker, printer, projector, dll.
Booting
Booting
adalah proses mengaktifkan sistem komputer sampai komputer siap untuk digunakan
user untuk menjalankan perintah. Ada dua jenis booting, yaitu cold booting dan warm booting.
- Cold Booting
Adalah proses mengaktifkan sistem komputer untuk pertama kalinya
dari keadaan listrik mati, dengan cara menekan tombol Power yang ada pada CPU.
- Warm Booting
Adalah mengaktifkan sistem komputer dalam keadaan masih hidup
(on) dengan cara menekan tombol Ctrl+Alt+Del secara bersamaan, atau
dengan menekan tombol Reset yang ada pada CPU.
BAB I
PENGENALAN SISTEM
OPERASI WINDOWS
Sistem
operasi atau operating system merupakan software yang berfungsi uintuk
mengeksekusi komputer agar dapat menerima perintah-perintah dasar yang
diberikan sebagai masukan. Sistem operasi juga memiliki peran menjembatani
komunikasi antara Brainware dengan Hardware. Tanpa sistem
operasi, sebuah komputer tidak akan berguna. Contoh sistem operasi yang digunakan
saat ini adalah Windows, Linux, Unix, OS/2, Machintosh, BeOS, dan lain
sebagainya. Dalam kesempatan ini sistem operasi yang akan dibahas adalah Windows.
Sistem Operasi Windows
Sistem
operasi Windows adalah sistem operasi yang paling umum digunakan di Indonesia
pada saat ini. Windows diluncurkan oleh Microsoft
Company pimpinan Bill Gates. Saat ini sudah banyak versi dari Windows, dari
Windows ’95 sampai Windows XP Service Pack 2.
v
Start Menu
·
Secara default Windows, tombol start menu terletak di pojok kiri
bawah desktop Windows dilengkapi sebuah logo Windows. Dengan mengklik tombol
ini, user bisa memulai program yang telah terinstall di Windows.
v
Search / Find
Ada
saatnya pada saat kita ingin bekerja pada suatu file atau direktori, kita lupa
di mana kita menyimpan file atau direktori tersebut. Untuk mengatasi hal ini, Windows
menyediakan fasilitas Search (pada Windows XP) atau Find (pada Windows ’98).
Adapun langkah-langkah
untuk memulai menu ini adalah :
·
Klik pada tombol Start.
·
Sorotlah menu Search atau
Find.
·
Sorotlah Files or
Folders.
·
Tekan Enter. Sebuah
kotak dialog akan muncul. Isilah kriteria-kriteria file atau direktori yang
diinginkan.
v
Running program via
Start Menu
Cara
memulai program melalui Start Menu adalah sebagai berikut :
·
Klik kiri pada tombol Start
.
·
Sorot pada Programs
yang akan diikuti oleh munculnya Program Menu.
·
Jika Anda melihat ada tanda panah, artinya pada bagian itu
terdapat menu bagian. Carilah program yang ingin Anda jalankan dan klik pada
program tersebut 2 kali untuk memulainya.
v
Running program via
shortcut.
Sebelum
bias memulai running via shortcut, kita harus membuat shortcut program terlebih
dahulu pada desktop. Desktop shortcut dilambangkan dengan sebuah icon yang
merupakan file kecil yang mewakili sebuah program, file, direktori, dokumen,
atau alamat internet yang terdapat di desktop atau layer komputer.
Ada
beberapa cara untuk membuat shortcut :
- cara pertama
·
Klik pada Start dan
temukan item atau program yang ingin Anda buat shortcutnya.
·
Klik kanan pada item tersebut tanpa melepasnya dan bawa item
tersebut ke desktop Anda (drag).
- cara kedua
·
bukalah Windows Explorer.
·
Temukan item yang ingin Anda buat shortcutnya.
·
Kliki kanan item tersebut, lalu sorot Send To.
·
Klik pada Desktop
(created Shortcut).
Setelah
membuat shortcut, maka langkahn selanjutnya untuk menjalankan program adalah
dengan mengklik 2 kali pada shortcut tersebut.
v
Running program via
Run Menu
·
Klik pada tombol Start
·
Sorot menu Run
·
Pada kotak dialog ketikkan nama program yang ingin dijalankan.
v
Windows Explorer
Windows
Explorer adalah sebuah fasilitas di Windows yang menjadi jembatan antara user
dengan berbagai file, dokumen, serta isi yang ada pada hardisk sebuah komputer.
Dengan Windows
Explorer, kita bisa mengeksplorasi semua isi file-file pada komputer .
Langkah-langkah
memulai Windows Explorer.
1. klik Start-Programs-Accessories-Windows Explorer.
2. klik di Windows Explorer.
Di samping
itu ada langkah yang lebih mudah dan praktis, yaitu dengan klik kanan di Start lalu sorot dan klik Explorer.
v
Membuat folder baru (New)
Folder di
sini dapat dibayangkan sebagai sebuah map yang isinya terdapat berbagai file
atau dokumen. Kita bisa menyimpan berbagai file atau dokumen kita ke dalam
folder-folder sesuai keinginan kita.
Langkah-langkah
membuat folder:
1. buka Windows Explorer
2. pilih Desktop, My Documents, atau drive yang terdapat di My Computer, di mana akan dibuatkan
folder
3. klik menu File-New-Folder
4. beri nama folder
tersebut
v
mengganti nama folder
(Rename)
1. klik kanan di folder
yang ingin diubah namanya.
2. sorot dan klik Rename
3. beri nama baru pada
folder, lalu tekan Enter.
v
Properties pada folder
Properties
pada folder berguna untuk melihat tipe folder, lokasi, ukuran file, status
folder, juga bisa digunakan untuk sharing atau berbagi data dengan komputer
lain melalui jaringan, serta kegunaan lainnya.
Untuk
masuk ke properties pada sebuah folder, klik kanan pada folder tersebut lalu
sorot dan klik Properties.
v
Delete folder
Fasilitas
ini digunakan untuk menghapus atau men-delete sebuah folder.
Caranya
sangat mudah, klik kanan pada folder yang ingin dihapus, lalu pilih Delete dan Yes pada kotak dialog konfirmasi. Atau dengan klik pada folder lalu
tekan tombol Delete pada keyboard.
Tugas praktikum
Buatlah sebuah folder pribadi Anda di drive D:\ dengan nama folder nama
panggilan kamu
sendiri!
Langganan:
Komentar (Atom)